CMSE-Penggerak Literasi Difabilitas, terutama Difabilitas Tuli

Bismillah.

Beberapa hari yang lalu Whatsapp Grup MIIP Jakarta 1 kedatangan tamu dari Jateng

Namaya Mba Widi

Berikut profile nya.

Tanya jawab yang terjadi di grup.

Ibad :

Mba, apa yang membuat Mba Widi Semangat dalam menjalani hidup di tengah-tengah keterbatasan yang ada?

Widi Utami :

Hehehehe, rada berat nih pertanyaannya, dan cukup membuatku merenung lumayan lama. 😀

Aku merasa diberi kemmapuan lebih dalam hal yang lain, terutama di visual, tulisan dan daya tangkap. Kalau sampai aku tidak bersyukur dengan kelebihan ini, aku merasa dholim.

Tentu ini melewati proses yang panjang, ada suatu masa aku down dan enggak semangat ngapa-ngapain.

#

Vanka:

Izin tanya ya mbak, dalam mendidik K kesulitan apa saja yang mbak temui dan bagaimana cara menghadapinya?

Widi Utami :

Hai, mbak Vanka. Salam kenal.
Kesulitan dalam hal komunikasi sangat terasa. Terutama di usia terrible two, dimana si K baru belajar ngomong. Pernah dalam beberapa minggu aku stress berat karena si K selalu tantrum apabila aku enggak ngerti dia ngomong apa. Sampai merasa enggak becus jadi Ibu. Hehehe

Aku bilang ke si K, “Nang, Ibu enggak dengar. Tolong sabar dengan Ibu, diulangi ya ngomongnya.” begtu terus, berulang-ulang. Sounding terus menerus.

Aku belajar membaca mulutnya, si K belajar memahami Ibunya.

ALhamdulillah di usia 30 bulan si K mulai sabar dan gerakan mulutnya mulai gambang dibaca. 😀
#

Vanka:

Yang kedua… singkat aja sih, belajar bahasa isyarat sulitkah mbak?

Widi Utami :

Gampang-gampang sulit, Mbak. Sulit kalau jarang ketemu dengan komunitas yang berkomunikasi dengan bahasa isyarat. Ala bisa karena biasa ya.

Sebenarnya bahasa isyarat ini bisa diterapkan untuk anak-anak usia 1 tahunan. Minimal isyarat makan, minum, dll, biar enggak tantrum karena belum bisa ngomong dg benar. Di Luar Negri banyak Sign Language untuk bayi.
#

Ibad :

Kalau boleh di share mba, bagaimn mba melewati proses itu?
Apa yang mba lakukan untuk up lagi ketika sedang down?

Widi :

Aku biasanya me time dulu. ENtah keluar sendirian, entah cukup dengan merenung sambil nulis. Hehehe, menulis sangat membantu untuk up lagi. Kadang tulisan yang kupublish di blog bisa kubaca lagi saat down dan membantu untuk up lagi.:D

Peresume : AMB

Bintang Tamu : Widi Utami (Jateng)

Pondok Kelapa, 151018;22.35

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s