Jum’at Hangat bersama Teh Ika – Ecobrick

Bismillah..

Seperti biasa, lagi-lagi aku nggak bisa bisa ikut di sesi jum’at hangat di WAG bunsay bersama teh Ika. Tapi gpp. Ilmunya teh Ika tetap sampai ke kita kok.

Ada hal menarik di sesi jum’at hangat kali ini yaitu membahas tentang ecobrick.

Karena penasaran, aku coba cari tahu.
Berikut adalah informasi yang aku dapatkan dari website idntimes.

Ecobrick itu apa?
Ecobrick adalah solusi untuk sampah plastik.
Ecobrick jika diartikan ke bahasa Indonesia adalah bata ramah lingkungan.

Siapa penemunya?
Dilansir dari spot.ph, ternyata penemu dari ecobrick ini adalah orang Kanada. Dia adalah Rusel Maier, seorang seniman yang bekerja di Indonesia menyelesaikan projek ecobricknya. Ia menemukan ide ecobrick saat memikirkan apa solusi terbaik untuk mengatasi masalah polusi plastik di dunia. Penemuan itu terjadi saat ia berada di sebuah desa di lembah Sagada, Filipina.

Lalu bagaimana cara membuatnya?
Membuat ecobrick sangat mudah sederhana. Kamu hanya perlu menyiapkan sampah plastik, botol plastik, dan stik (misalnya kayu atau sumpuit) untuk memampatkan.

Isi botol dengan plastik hingga padat dan tidak berubah bentuk saat ditekan. Tutup kembali botol tersebut dan Selesai. Dengan langkah tersebut kamu sudah berhasil membuat satu buah ecobrick.

Kenapa harus Ecobrick?
Ecobrick merupakan solusi yang mudah murah dan bisa dibuat oleh siapa saja. Bahkan, bisa menjadi inspirasi untuk membangun rumah ramah lingkunganmu juga. Tertarik?

Pondok Kelapa, 22-09-2019:14.42

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s