Sifat Shalat Nabi #Bagian 1

Pembahasan
1. Esensi Shalat
2. Makna Shalat
3. Keutamaan Shalat
4. Tata Cara Shalat

ESENSI SHALAT
1. Bukti Iman kepada Allah (QS 2:3)

HR. Muslim, At Tirmidzi (Kitabul Iman), An-Nasa’i(Kitabul Sholah) riwayat dari Jabir bin Ibnu Abdullah

Nabi Isa shalat (QS. Maryam : 31-33)

Nabi Ismail shalat (QS. Maryam : 55)

Surat Thaha : 14 Hubungan antara tauhid dan pembuktiannya.

Shalat akan menjadi penentu kemaslahatan kebaikan kita di dunia sekaligus keberhasilan dan kemuliaan kita saat di akhirat

2. Manfaat dalam kehidupan di dunia
– Dengan shalat akan berpengaruh kepada perubahan prilaku kita menjadi lebih baik dari pada sebelumnya secara singkat orang shalat, kalau benar shalatnya pasti menjadi orang baik (QS Al Ankabut :45).

Perubahan

Mencela jadi mencinta
Memukul jadi merangkul
Pelit, Rakus jadi dermawan

-Mempercepat terkabulnya doa (Surat Al-Baqarah 45-46)

Kisah Nabi Zakaria (QS 3:38-39)

– Menenangkan hati

Shalat adalah dzikir (QS 20:14)

Fungsi dzikir (QS 13: 28) untuk menenangkan hati.

Membaca Al-Qur’an adalah dzikir
Berdoa adalah dzikir

Shalat mengumpulkannya dalam shalat kita berdoa, membaca Al-Qur’an, istighfar seharusnya pelaku shalat lebih tenang jiwanya bahkan tempat shalat memberikan ketenangan. Silakan bedakan ketika masuk masjid dan rumah.

Ketika adzan terdengar bukan menjadi beban, tapi iman saya akan ditanya oleh Allah. Nah berarti kita harus buktikan dengan shalat, ada peluang nih, saya punya masalah. Allah akan jawab doa saya.

Kita yakin Allah yang memberikan solusi dari masalah kita. Allah yang memberikan kita rezeki. Tapi kenapa kita di panggil Allah, kita enggak datang. Berarti ada yang salah.

Berarti orang ini enggak paham tentang esensi shalat. Tau nya shalat adalah beban. Padahal dengan shalat ada manfaat yan bisa kita rasakan.

Saking Allah sayangnya dengan kita. Allah mewajibkan kita shalat agar mendapatkan manfaat tersebut.

Sebab jika tidak diwajibkan, hidup kita akan susah.

Jika semuka bumi tidak shalat, Allah tidak akan rugi, tidak akan menurunkan status Allah sebagai tuhan.

Puncaknya setiap shalatnya ada yang dibawa pulang ke akhirat.

Jika baik shalatnya maka baik juga semua amal ibadah yang lain.

Amal pertama yang akan di hisab adalah shalat.

Shalat akan menjadi parameter di terima amal ibadah yang lainnya ketika di akhirat.

190521.0920

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s