Menata Keinginan. Finding Inner Peace. Sesi 4

Ustadz Sonny mengawali kajian TERAS PPA Finding Inner Peace pagi ini dgn doa..

Duhai Allah yang Maha Tahu lintasan hati kami..

Jadikan majelis ini.. Engkau curahkan Ampunan dan rahmatMu

Jadikan kami hambaMu, hamba yang hatinya penuh syukur dan keyakinan yang kokok kepadaMu ya rabb

Menata keingian agar dosisnya pas.

Bersama-sama mencari rasa.

Semuanya bermula dari rasa

Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum.

Sekarang kita ada di sesi 4

Ustadz Sonny kembali menguatkan materi Babeh Jamil pekan kemarin tentang..

*”Melepas kemelekatan”*

Bahwa awal dari kita menderita ketika sudah mulai melekat dengan sesuatu..

Dan kita akan bahagia jika hati kita hanya melekat padaNya

Yang membuat kita menderita itu adalah kemelekatan.

Kemelekatan ketika kita memiliki rasa memiliki.

Allah memberikan hak guna bukan hak milik.

Kemelekatan yang paling menderita adalah kemelekatan terhadap dunia.

Latihan meninggalkan dunia sebelum meninggal dunia.

Melekat yang lainh aman adalah kemelekatan dengan Allah.

Allah itu sering kali datang, tapi kita yang lebih asik memilih tidur di sepertiga malam akhir.

Apakah salah jika punya keinginan?

Ternyata nggak salah..

.

Yang bahaya itu jika keinginan itu salah menempatkan dan dosisinya yang nggak pas

.

Nafsu yang melampaui batas..

Tidak ada yang salah dengan keinginan. Tetapi hati-hati lah dalam meletakkannya.

Jebakan keinginan

*Jebakan Keinginan*
(Ketika keinginan membuat kita nggak menikmati momen saat ini)

1. Sibuk memikirkan yang belum ada, lupa mensyukuri yang sudah ada

2. Sibuk merisaukan hasil, lupa menikmati proses

*_Tugas kita berjuang bukan berhasil.._*

Bahkan para Nabi tugas mereka sekedar berupaya memberikan yang terbaik sebagai upaya menyeru ummat back to Allah.. namun perkara hidayah itu adalah hak Allah

*_Betul kita harus memikirkan masa depan tapi kita harus menikmati masa kita dan menyiapkan yang terbaik_*

Fokuslah untuk menyiapkan bukan merisaukan

Jebakan keingin membuat kita kehilangan khusuk, kehilangan fokus.

Kita harus membenahi hari yang sudah lewat. Jadi jangan larut dalam kesedihan

Hasil itu wilayahnya Allah. Tugas kita hanyalah bergerak, berjuang.

Minta ditemani Allah dan titip ke Allah.

*Keinginan Jernih*

Keinginan yang tetap bisa membuat kita mensyukuri dan berbahagia dengan masa kini

Yang membuat kita bisa menikmati prosesnya tanpa terganggu dengan hasil akhir

Nah..

Bagaimana agar kita tidak terjebak dengan keinginan?

Menata keinginan dengan

Grateful Habits

Kebiasaan mensyukuri segala nikmat sekecil apapun dalam hidup

1. Gratitude Prayer (Doa syukur)

Sering kali kita datang kepada Allah dalam kondisi butuh dan terhimpit..

Salahkan ini?

Nggak kawan2 karena memang hanya kepadaNya kita meminta, mengadu dan bermesraan..

Namun bukankah akan lebih indah jika kita datang jika nggak saat butuh saja..

Datang kepadaNya saat lapang, senang, bertabur kesenangan.. namun tetap datang padaNya

🥺

*_Orang yang tidak sadar nilai nikmat yang ia peroleh maka ia akan sadar akan nikmat itu ketika sudah terlepas darinya_*

😭😭

Sering kali…

Sehat itu akan terasa nikmat saat kita sakit..

Waktu lapang akan terasa nikmat saat sempit..

Nikmat silaturahmi bahkan terasa sangaat berharga ketika pandemi seperti ini..

Juga..

Sujud itu indah dan kita rindukan ketika nggak bisa sholat karena tubuh kita sakit..

.

Allah..

2. Gratitude Journal (Jurnal Syukur)

Menuliskan 50 hal yang sangaat saya nikmati (syukuri) dalam hidup ini

Bisa dengan cara bertanya kepada orang lain, karena seringkali kita tidak menyadarinya

_Karena sering kali Allah itu memberi banyak nikmat yang tidak kita minta namun kita butuhkan tanpa kita sadari_

3. Gratitude Statement (Ucapan Syukur)

Sering menceritakan momen2 kebahagiaan sehari-hari..

Sebagai bentuk syukur (tahaddus bin ni’mat)

Enjoying > Wanting

Konsep bahagia sederhana..

Memperbanyaak menikmati dan mensyukuri nikmat yang ada ketimbang memperbanyak keinginan..

Dan salah satu cara yang paling ampuh untuk menundukan keinginan adalah

*MENJEDA DIRI*

Dalam kesibukan kita mencari segala kebutuhan hidup di dunia ini..

Ambillah waktu2 untuk menjeda diri..

Saat berlelah2 dalan urusan mencari rezeki atau apapun itu banyak2lah berhenti untuk menundukan hati..

Bahkan Allah memberi kode agar kita jeda diri lewat perintah sholat 5 waktu sehari semalam..

Berhenti sejenak ketika berjalan menapak dibumiNya memenuhu ingin2 diri

Al-Hasan Rahimullah berkata:

_”Semoga Allah merahmati hambaNya yang berhenti di saat berkeinginan. Jika karena Allah maka ia laksanakan dan jika karena selainNya maka ia tinggalkan”_

1 kali Bertafakur jauh lebih dahsyat ketimbang 1000 rakaat sholat _(sekedar gerakan dan hatinya tidak ikut)_

Dan tafakkur kita butuh jeda diri

Ketika punya keinginan, berhenti sejenak. Lalu tanya dalam diri.

Apakah benar ini keinginan atau kebutuhan?

Bertafakur, muhasabah diri lebih hebat di bandingkan shalat 1000 rakaat.

Bergetaar seluruh jiwa ketika ustadz Sonny membacakan Syair *_Duhai Jiwa_* ini..


.

_Jangan sampai keinginan merenggut hidup mu_

.

Karena hidup ini sebentar..

Jangan sampai kita gagal memaknai perjalanannya..

Punya keinginan,  berdoa.

Rahasia Menikmati Hidup dengan bahagia

Menata sandaran P3K:

Pengakuan, Perhatian, Penghargaan, Kasih Sayang

.

Letakan pada tempatnya..

_Orang yang paling menderita dalam hidup itu adalah mereka yang meletakkan P3K nya pada manusia.._

Ia letakkan kebahagiaanya dimulut orang.

Ingin selalu dilihat, diakui, dihargai oleh orang..

Ini yang membuat kita capek dalam hidup..

Maka cukup sandarakan P3K kita padaNya

InsyaAllah bahagia hak hidup kita

Jika sandaran P3K (Pengakuan, Perhatian, Penghargaan, Kasih Sayang) kita adalah Allah maka pasti Puas hidup kita

Jangan sampai kita salah bersandar seperti tangga yang salah bersandar disebuah dinding yang salah..

Udah sampai puncak namun bukan itu yang dicari..

Sementara waktu sudah habis..

🥺

Yuuuk merenung dan memuhasabah hidup kita hari ini..

Apa Allah yang kita tuju atau jangan2 bukan..

Semua yang kita capai saat ini benar2 untuk Allah atau agar memperangah manusia

😭

_Karena sumber penderitaan ketika dunia menjadi sandaran dan harapan kita_

Pejamkan mata dan tanya dalam diri.

Apa yang kita kejar dalam hidup?

Dan Allah merangkum dunia dalam satu ayat ini..

Masihkah kita belum memahami sahabat?

😭

Untuk memaknai ayat ini..

Kita bisa belajar dari anak yang kepengeen bangeet beli mainan baru..

Ketika ia punya itu senangnya luar biasa bahkan dipeluk mainan itu sampai tidur..

Namun jelang beberapa waktu kita lihat mainan itu mulai berserahkan dimana2 dan tak terurus..

Bahkan sang anak jarang nyentuh bahkan ngelihatin aja ia udah nggak mau..

.

Itulah dunia yang kita kejar hari ini..🥺

Orang yang serakah adalah orang yang faqir, meskipun dia memiliki seluruh kekayaan

Orang yang qanaah adalah orang yang kaya, sekalipun dia sering kelaparan

Kesimpulan

TANYA DALAM DIRI

Apa yang paling dinikmati dalam hidup?

Jeda sejenak dengan ME TIME.

Setidaknya kita Me Time 5x dalam sehari.

BuMenikmati dzikir setelah shalat

Bagaimana agar kita tidak terjebak dengan keinginan?
1. Gratitude Prayer (Doa syukur)
2. Gratitude Journal (Jurnal Syukur)
3. Gratitude Statement

Dinukil oleh Ka Yawan

070721;0717

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s